Ternyata gw salah, laki" itu sama seperti yang lain. Gw harus kecewa dengan sikapnya, dia kembali menyakiti, kembali membuat aku menangis. Setiap kali aku marah karena ulahnya, berkali" pula aku yang harus meminta maaf.
Aku tidak pernah merasakan seperti ini, sebulan lamanya aku begitu tersiksa dengan perasaanku. Aku salah, semestinya aku menjalani semua ini tidak dengan hati dan perasaanku. Aku terlalu buru" mengambil keputusan. Aku begitu terlena dengan semua mimpi" indah yang dia janjikan untukku.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment