Thursday, May 13, 2004

-::JeRiTaN sEoRaNg WaNiTa::-

Bulan januari kemarin seorang gadis dtg kepadaku sambil menangis, gw heran selama gw kenal gadis ini tidak pernah melihat dia menangis. gadis ini adalah seorang wanita yang tegar dan selalu periang pokoknya dia teman yang paling asyik. setelah gw paksa akhirnya gadis menceritan kalo lagi hamil. kepalaku serasa berputar mendengar pengakuannya, sama sekali gw tidak menyangka apa yang terjadi padanya. gadis tidak pernah mengaku siapa pabak dari bayi itu...ok mungkin ini privacy buatnya dan sekali lagi gw gak bisa maksa dia untuk mengaku siapa ayah bayi dalam kandungannya. yang gw gak abis pikir dia akan melakukan aborsi karena gadis ini tak mau bayinya lahir tanpa ayah."sebenarnya gw gak mau membuang bayi ini, tapi klo tetap di pertahankan kasian bayi ini nantinya karena terlanjur banyak obat yang gw minum." gw hanya bisa berdoa semoga gadis ini berubah pikiran.

Sejak pertemuan itu gadis menghilang dan tidak ada komunikasi sama sekali denganku. Gw gak tau apa yang di lakukan gadis selama beberapa bulan itu, apakah gadis benar-benar melakukan aborsi itu?

Akhirnya pertanyaan itu terjawab bulan april kemarin. kemabali gadis datang kepadaku dengan mata berkaca-kaca, dan ups....perutnya sudha ramping tidak ada tanda kehamilan pada dirinya. berarti...?
Ya...gadis mengakui melakukan semua itu karena terpaksa...yah karena terpaksa. tanpa gw minta gadis menceritakan apa yang telah terjadi dengan dirinya selama beberapa bulan ini, ternyata ayah bayi yang di kandungnya adalah temen chatingnya. Gadis tdk bisa menuntut karena si cowok statusnya sudah mempunya istri.
Gw :"cow loe itu tau gak klo loe hamil ama dia?"
Gadis :"sengaja gw gak kasih tau, gw ngakunya hamil ama cow gw. tau gak alasan gw menutupi semua itu? karena gw mau menjaga perasaan bininya, karena gw juga cewek gimana hancurnya gw klo suami gw di rebut wanita lain."
Gw :"Trus sekarang ada masalah apa lagi? apakah cow itu menyakitimu?"
Gadis :"Ya..dia sudah membuat hidupku menyesal. kemarin pas gw hamil gw tutup-tutupin siapa ayah dr bayi gw, tapi apa kenyataan?"
Gw :"mana gw tau...kan loe sendiri yang jalani. selama ini gw hanya jadi pendengar setia bahkan gw kasih saran loe pun gak peduli ama omongan gw"
Gadis :"Gw nyesel...gw udah mati-matian jaga perasaan bininya tapi apa kenyataanny? tuh cowok sekarang menikah ama temen chatingnya juga. kasusnya sama dengan apa yang gw alami. HAMIL!! tuh cew sekarang hamil 3 bulan, klo loe itung-itung abis menghamili gw dia juga menghamili itu cewek. Sakit gw...gw gak terima...kasian bininya. tau gak loe...sekarang bini pertama sama bininya keduanya juga sama-sama hamil.Emang tuh cowok udah edan. sumpah mati dech gw tuh cinta banget ama dia...tapi setelah kayak gini kenyataannya gw hrs gimana?"
gw :"Kalo sekarang loe bilang ke dia klo ternyata bayi itu anaknya, apakah dia akan merubah pikirannya untuk tidak menikahi temen chat itu? tidak kan? malah jadi dia akan makin benci ama loe karena loe dah tega bunuh anaknya sementara dia begitu menginginkan seorang anak. dan kebetulan itu cewek lah yang beruntung bisa memberikan keteruanan buat dia"
gadis :"tapi...kenapa semua harus seperti ini? asli gw gondok...gw gak terima dia nikah dengan cewek lain. dan yang bikin gw nyesek, gw lah yang nayriin tempat buat nikah sirinya. seandainya dia jujur klo sebenarnya yg mau nikah siri adalah dia....tidak bakalan gw cariin info tentang nikah siri. gw kasian ama bini tuanya.....gw sangat berdosa ama bini tuanya karena gw ikut andil dalam pernikahannya dengan wanita itu"
akhirnya menangislah gadis dalam pangkuan, sepi hanya isak tangisnya yang terdengar. dalam hati gw ikut nangis...kenapa banyak wanita sakit hati karena pria. dan gw gak habis pikir seperti apakah cowok itu...begitu hebatkah dia? dalam waktu yang hampir bersamaan 3 wanita segaligus menjadi korbannya, mereka semua sama-sama hamil.ck ck ck ck apakah semua laki-laki di dunia ini sama?

No comments: