Kadang, kita mengetahui latar belakang, bahkan profesi seseorang akan membuat hubungan akan semakin berjarak. jujur, aku lebih negrasa enak ngobrol ama kamu sebelum aku tahu siapa kamu sesungguhnya. Dan kini...aku ngerasa semakin ada jarak yang harus menjadi pemisah. Dan semua terasa kaku, karena ada perasaan takut salah atau pun sungkan dalam setiap kalimat yang aku ucapkan.
Kemarin, sebelum aku tahu siapa kamu, aku begitu lepas bercerita, bahkan aku tertawa seperti aku sedang bercanda dengan sahabat lamaku, bukan dengan orang penting seperti kamu. Aku bebas mencela kamu, bahkan dengan cueknya aku menggoda kamu.
Kini, setelah jati dirimu terkuak, aku merasakan jarak itu kian jelas diantara kita. Aku yang salah, seandainya aku nurut dengan semua omonganmu, mungkin hal ini tidak akan terjadi. Aku lebih mementingkan egoku, aku begitu penasaran dengan dirimu. Aku berusaha mencari info2 yang kira2 ada hubungannya denganmu, dan ternyata semua info yang aku dapatkan begitu akurat, karena selain dari teman2 ku, hampir semua media massa pernah memuat berita tentangmu.
Lemas seketika diriku, aku tidak pernah menyangka, orang sepertimu bisa becanda denganku seperti kemarin. Aku merasa tidak mengenalmu lagi seperti kemarin. Ahhh...seandainya kita tidak saling tahu tentang profesiku kita, siapa diri kita sebenarnya, betapa indah persahabatan kita yah? Kini semua perbedaan itu semakin terbayang di pelupuk mata, kamu semakin menjauh dariku. Tapi aku cukup bahagia dan senang, bahwa aku bisa mengenal orang sepertimu. Aku bangga padamu pak...
Tuesday, May 31, 2005
Monday, May 23, 2005
Perselingkuhan
Saat ini di lungkunganku lagi marak" nya yang namanya "SELINGKUH". Beberapa orang terdekatku juga sedang mengalaminya, padahal selama ini aku berpikir hal itu tidak mungkin di lakukan oleh sahabat" ku. Kaget..tapi semua itu sudah terjadi.
Pernah suatu saat sahabatku memberiku petuah bijak, agar aku bisa menajalani hidupku secara normal. Tapi aku merasa apa yang aku lakukan wajar dan bahkan bukan cuman aku yang pernah menjalaninya. Aku memang pernah mencintai orang yg tidak tepat untuk mendapatkan cintaku, tapi aku merasakan kebahagiian dikala aku bersamanya. Dan sekarang, sahabatku itu juga sedang mengalami seperti apa yang pernah aku alami.
Aku tidak menyalahkannya, karena aku percaya rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa bisa kita sadari, bahkan kita tidak mampu untuk menolaknya. Aku yakin sahabatku bisa memilih yang terbaik buat hidupnya. Dengarkanlah kata hatimu kawan, jangan kamu merasa tersiksa karena pilihan yang sudah kamu ambil.
Pernah suatu saat sahabatku memberiku petuah bijak, agar aku bisa menajalani hidupku secara normal. Tapi aku merasa apa yang aku lakukan wajar dan bahkan bukan cuman aku yang pernah menjalaninya. Aku memang pernah mencintai orang yg tidak tepat untuk mendapatkan cintaku, tapi aku merasakan kebahagiian dikala aku bersamanya. Dan sekarang, sahabatku itu juga sedang mengalami seperti apa yang pernah aku alami.
Aku tidak menyalahkannya, karena aku percaya rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa bisa kita sadari, bahkan kita tidak mampu untuk menolaknya. Aku yakin sahabatku bisa memilih yang terbaik buat hidupnya. Dengarkanlah kata hatimu kawan, jangan kamu merasa tersiksa karena pilihan yang sudah kamu ambil.
Friday, May 20, 2005
Kemarin aku membencimu...
Kalu mengingatnya, rasanya peristiwa yang menyakitkan itu baru saja terjadi. Dan seketika itu aku begitu terpukul, tak percaya dengan apa yang telah terjadi, tapi itulah kenyataannya. Dan jujur aku sangat kehilangan dirimu, mungkin karena aku belom siap kehilanganmu. Aku tidak bisa mengendalikan emosiku, marah setiap aku ingat kamu. Dan yang ada hanyalah perasaan benci yang begitu membara.
Bukan aku namanya kalo sampai memendam rasa benci itu berlama". Akupun akhirnya bisa memaafkan kamu, bisa nerima kenyataan meskipun itu begitu menyakitkan. Tapi kamu terlanjur sakit hati, karena aku begitu emosi menerima kenyataan yang tidak pernah ada dalam bayanganku. Dan apa yang terjadi kemudian, kita sama" memendam rasa amarah itu, kita sama" sakit hati, bahkan kamu tidak mau lagi mengenalku. Ok...aku terima itu...tapi apa tidak ada kata maafmu buatku???
Dan sekarang aku pengen kita bisa berteman seperti dulu, membina hubungan baik tanpa ada rasa marah. Sebenarnya sudah lama aku melupakan masalah itu, bahkan aku pun juga sudah tidak lagi peduli dengan kejadian itu. Tapi aku bingung, gimana caranya aku bisa menjadi temanmu, karena aku tau kamu masih menyimpan marah untukku. Aku pengen kita bisa ketemu, saling terbuka tentang perasaan kita, tentang ganjalan yang ada dihatiku selama ini. Kemarin aku memang membencimu, tapi sekarang aku sudah melupakan itu.
Perlahan" akhirnya aku bisa membuang perasaanku padamu. Aku mencoba untuk bersikap dewasa menghadapi masalah ini, mencoba berpikir seribu kali. Dan hasilnya kita bisa menjadi teman, sahabat tanpa harus ada perasaan yang menganggu kita. Dulu aku sayang sama kamu, bahkan terlalu mencintaimu, tapi apa dayaku, cintamu akhirnya lepas juga dari genggamanku karena aku tidak bisa menggenggam cinta itu erat-erat. Dan cintamu berhak kamu berikan kepada orang yang tepat, dan sekarang kamu telah menemukannya. Aku sekarang bahagia dengan kehidupanku sekarang...dan aku sangat menikmatinya. Kuharap kamu juga menemukan kebahagiaan yang sama seperti apa yang aku rasakan sekarang. Dan ternyata benar "CiNtA TaK HaRuS MeMiLiKi"
Bukan aku namanya kalo sampai memendam rasa benci itu berlama". Akupun akhirnya bisa memaafkan kamu, bisa nerima kenyataan meskipun itu begitu menyakitkan. Tapi kamu terlanjur sakit hati, karena aku begitu emosi menerima kenyataan yang tidak pernah ada dalam bayanganku. Dan apa yang terjadi kemudian, kita sama" memendam rasa amarah itu, kita sama" sakit hati, bahkan kamu tidak mau lagi mengenalku. Ok...aku terima itu...tapi apa tidak ada kata maafmu buatku???
Dan sekarang aku pengen kita bisa berteman seperti dulu, membina hubungan baik tanpa ada rasa marah. Sebenarnya sudah lama aku melupakan masalah itu, bahkan aku pun juga sudah tidak lagi peduli dengan kejadian itu. Tapi aku bingung, gimana caranya aku bisa menjadi temanmu, karena aku tau kamu masih menyimpan marah untukku. Aku pengen kita bisa ketemu, saling terbuka tentang perasaan kita, tentang ganjalan yang ada dihatiku selama ini. Kemarin aku memang membencimu, tapi sekarang aku sudah melupakan itu.
Perlahan" akhirnya aku bisa membuang perasaanku padamu. Aku mencoba untuk bersikap dewasa menghadapi masalah ini, mencoba berpikir seribu kali. Dan hasilnya kita bisa menjadi teman, sahabat tanpa harus ada perasaan yang menganggu kita. Dulu aku sayang sama kamu, bahkan terlalu mencintaimu, tapi apa dayaku, cintamu akhirnya lepas juga dari genggamanku karena aku tidak bisa menggenggam cinta itu erat-erat. Dan cintamu berhak kamu berikan kepada orang yang tepat, dan sekarang kamu telah menemukannya. Aku sekarang bahagia dengan kehidupanku sekarang...dan aku sangat menikmatinya. Kuharap kamu juga menemukan kebahagiaan yang sama seperti apa yang aku rasakan sekarang. Dan ternyata benar "CiNtA TaK HaRuS MeMiLiKi"
Thursday, May 19, 2005
GeLiSaH
Semalam tidurku tidak nyenyak, berkali" aku terjaga dari mimpiku. Mimpi itu membuatku benar" merasa takut. Laki" dari masa laluku datang dalam mimpiku, sangat menakutkan. Lelaki masa laluku marah besar, dia menceritakan masalahku kepada orang" yang aku sayangi. Padahal selama ini aku selalu menutupi jangan sampai orang" tersayangku tau apa yang telah terjadi antara aku dan dirinya. Dan akhirnya semua tau, mereka semua marah padaku. Anehnya, dalam mimpi itu aku sama sekali tidak merasa panik, yang aku rasakan hanyalah kecewa, kenapa dirinya harus membuka semua masalah itu pada orang lain.
Setelah tersadar dari mimpi panjang itu, sedih yang aku rasakan. Aku tahu, dia sangat kecewa padaku, tidak ada lagi namaku dihatinya. Seandainya aku boleh meminta, aku pingin kita masih bisa berteman seperti dulu, tanpa harus ada rasa dendam. Aku memang salah, tapi semua ini aku lakuin demi kebaikan kita. Aku tidak mau banyak orang yang merasa menderita karena pilihanku. Dan aku yakin, apa yang aku putuskan kemarin adalah yang terbaik buat kita, tanpa harus melibatkan orang lain untuk merasakan penderitaan atas apa yang telah kita lakukan. Justru pilhan yang aku anggap sangat tepat, membuat hubungan kita memburuk. Membuat kau begitu membenciku.
Kadang ada keinginan untuk menghubungimu, tapi itu tidak berani aku lakukan. Karena aku tahu, sedih yang akan aku rasakan nantinya. Sekarang setahun sudah semua itu beralu, setahun sudah aku kehilangan dirimu. Aku akan bahagia melihatmu bahagia dengan pilihanmu. Aku sekarang benar" sudah iklas melepaskanmu, meski kadang perasaan kangen sering muncul dikala malam tiba. Semoga saja, dengan pengalaman itu membuatku bertambah dewasa, lebih bijak dalam menentukan pilhan, dan lebih sabar dalam menghadapi semua masalah. Aku yakin, semua ini pasti ada hikmahnya...
Setelah tersadar dari mimpi panjang itu, sedih yang aku rasakan. Aku tahu, dia sangat kecewa padaku, tidak ada lagi namaku dihatinya. Seandainya aku boleh meminta, aku pingin kita masih bisa berteman seperti dulu, tanpa harus ada rasa dendam. Aku memang salah, tapi semua ini aku lakuin demi kebaikan kita. Aku tidak mau banyak orang yang merasa menderita karena pilihanku. Dan aku yakin, apa yang aku putuskan kemarin adalah yang terbaik buat kita, tanpa harus melibatkan orang lain untuk merasakan penderitaan atas apa yang telah kita lakukan. Justru pilhan yang aku anggap sangat tepat, membuat hubungan kita memburuk. Membuat kau begitu membenciku.
Kadang ada keinginan untuk menghubungimu, tapi itu tidak berani aku lakukan. Karena aku tahu, sedih yang akan aku rasakan nantinya. Sekarang setahun sudah semua itu beralu, setahun sudah aku kehilangan dirimu. Aku akan bahagia melihatmu bahagia dengan pilihanmu. Aku sekarang benar" sudah iklas melepaskanmu, meski kadang perasaan kangen sering muncul dikala malam tiba. Semoga saja, dengan pengalaman itu membuatku bertambah dewasa, lebih bijak dalam menentukan pilhan, dan lebih sabar dalam menghadapi semua masalah. Aku yakin, semua ini pasti ada hikmahnya...
Wednesday, May 18, 2005
KeHadiRanMu
Jika ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Dan kedatangamu tepat sekali saat aku benar" membutuhkanmu, mas. Damai yang aku rasakan saat aku harus kembali dalam dekapanmu. Seandainya aku boleh meminta, ingin rasanya aku selalu bisa merasakan kehangatan seperti ini. Sekian lama aku menantikan saat" seperti ini mas, saat dimana aku bisa menikmati senyum manismu, saat aku bisa merasakan jemarimu membelai rambutku, saat merasakan hangatnya kecupanmu. Bahagia, hanya satu kata yg sanggup aku ucapkan.
Rasanya seperti mimpi bisa kembali berada disampingmu mas, sungguh aku tidak pernah membayangan akan pertemuan seperti ini. Tatapan matamu tidak pernah berubah seperti empat tahun yang lalu mas, teduh dan menyimpan sejuta kedamaian. Waktu tidak pernah membuatmu berubah, mas tetap menjadi sosok yang begitu aku puja dan aku banggakan. Mas, aku masih bangga bisa berjalan beriringan denganmu, seperti empat tahun yang lalu. Dulu semua mata memandang kita dengan tatapan iri, terutama para wanita. Bahkan teman"ku banyak yang antusias untuk mencari perhatian dari mas. Sungguh aku merasa senang karena mas menmpatkan aku dalam deretan orang" spesialmu. Dan aku yakin, saparoh hatimu masih tersimpan namaku mas.
Sampai waktu perpisahan tiba, berat rasanya harus berpisah denganmu mas. Tapi aku sadar, setiap ada pertemuan harus ada perpisahaan. Jarak harus memisahkan kita, tapi aku yakin, suatu saat kita pasti akan bisa bersama lagi mas. Tapi hati kita tidak akan pernah di pisahkan mas, percayalah itu..bahwa hatiku saat ini hanyalah untukmu mas. Sebelum aku meninggalkamu, aku peluk erat" dirimu, aku nikmati harum nafasmu, aku resapi ciuman lembutmu, dan kutarik nafas dalam" supaya aku tidak menangis dipelukanmu. Kaulampaikan tanganmu melepas kepergianku, dan berkali" aku palingkan wajahku kebelakang mencari dirimu diantara kerumunan orang diluar sana.
Resah yang aku rasakan, galau perasaanku, karena ada lagi sesorang nan jauh disana yang sedang menunggu kedatanganku. Haruskah aku bahagia membayangkan pertemuanku dengannya beberapa saat lagi?? Aku tidak tau...karena saat ini hanya kamu mas yang ada di pikiranku.
Mas, ini adalah ungkapan hatiku, bahwa mas adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku sampai kapanpun. Aku akan selalu sayang padamu mas, rasa sayangku padamu tidak akan pernah mati mas, percayalah. Beberapa kali mas membuat aku menangis, tapi itu tidak akan merubah perasaanku padamu mas. Justru itu membuat aku semakin tidak bisa melupakanmu mas.
Rasanya seperti mimpi bisa kembali berada disampingmu mas, sungguh aku tidak pernah membayangan akan pertemuan seperti ini. Tatapan matamu tidak pernah berubah seperti empat tahun yang lalu mas, teduh dan menyimpan sejuta kedamaian. Waktu tidak pernah membuatmu berubah, mas tetap menjadi sosok yang begitu aku puja dan aku banggakan. Mas, aku masih bangga bisa berjalan beriringan denganmu, seperti empat tahun yang lalu. Dulu semua mata memandang kita dengan tatapan iri, terutama para wanita. Bahkan teman"ku banyak yang antusias untuk mencari perhatian dari mas. Sungguh aku merasa senang karena mas menmpatkan aku dalam deretan orang" spesialmu. Dan aku yakin, saparoh hatimu masih tersimpan namaku mas.
Sampai waktu perpisahan tiba, berat rasanya harus berpisah denganmu mas. Tapi aku sadar, setiap ada pertemuan harus ada perpisahaan. Jarak harus memisahkan kita, tapi aku yakin, suatu saat kita pasti akan bisa bersama lagi mas. Tapi hati kita tidak akan pernah di pisahkan mas, percayalah itu..bahwa hatiku saat ini hanyalah untukmu mas. Sebelum aku meninggalkamu, aku peluk erat" dirimu, aku nikmati harum nafasmu, aku resapi ciuman lembutmu, dan kutarik nafas dalam" supaya aku tidak menangis dipelukanmu. Kaulampaikan tanganmu melepas kepergianku, dan berkali" aku palingkan wajahku kebelakang mencari dirimu diantara kerumunan orang diluar sana.
Resah yang aku rasakan, galau perasaanku, karena ada lagi sesorang nan jauh disana yang sedang menunggu kedatanganku. Haruskah aku bahagia membayangkan pertemuanku dengannya beberapa saat lagi?? Aku tidak tau...karena saat ini hanya kamu mas yang ada di pikiranku.
Mas, ini adalah ungkapan hatiku, bahwa mas adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku sampai kapanpun. Aku akan selalu sayang padamu mas, rasa sayangku padamu tidak akan pernah mati mas, percayalah. Beberapa kali mas membuat aku menangis, tapi itu tidak akan merubah perasaanku padamu mas. Justru itu membuat aku semakin tidak bisa melupakanmu mas.
Subscribe to:
Posts (Atom)

