Friday, August 20, 2004

Cinta itu telah hilang

Kemarin sepulang kantor gw membulatkan tekad cr lemari yang udah gw impi" kan dari kemarin. Lemari itu kecil mungil, sesuai dengan bentuk kamar kost yg imut. Tiba" aja gw pingin menyingkirkna barang" yang ada hubungan dan bau" nya dengan DIA. Mungkin dengan cara seperti ini gw bisa iklas melepas DIA, biar gw bisa melupakan DIA. Dan mulai sekarang, sedikit demi sedikit gw harus ganti dengan barang" yang baru, yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan DIA.

Baru kali ini gw merasakan kehilangan dan berat melepas kepergian orang yg gw sayangi. Dulu bila gw harus berpisah dengan orang yang aku sayangi...gw akan dengan mudah melepasnya. Tapi kali ini gw bener" berat melepasnya, jujur sampai saat ini gw belom iklas melepas DIA. Apakah gw teramat mencintainya?

DIA bukan lah sosok laki" yang sempurna. Tapi sosok laki" idamanku ada pada DIA. Sabar.. itulah yang selalu membuat gw tenang bila ada di sampingnya. DIA selalu bisa memperlakukan seorang wanita begitu istimewanya, sehingga tidak salah kalau gw jatuh hati padanya. Di mata gw DIA orang yg tepat untuk di cintai dan di sayangi. Tapi kenapa DIA harus ceroboh dalam melangkah, sehingga kesalahan itu terjadi. DIA telah melakukan kesalahan yang fatal di mata gw, kesalahan itu membuat gw harus menitikkan air mata, dan membuat hati gw terluka. Sampai kapan gw harus terpuruk dalam keadaan seperti ini?? Sampai kapan gw bisa melupakan dia dan benar" iklas melepas kepergiannya?

Dan sekaranglah saat yang tepat, gw harus bangkit dan berusaha menerima kenyataan dengan lapang dada. Gw harus membuang perasaan cinta itu jauh", karena gw tidak mau semakin terpuruk dalam keadaan yang tidak pasti. Gw harus bisa mengubur dalam" kenangan indah tentang DIA, menjadikan kenangan itu sebagai masa lalu, yang mungkin tidak perlu untuk di buka kembali. Gw harus menutup lembaran" tentang dia, dan harus membuka lembaran baru.

"Mas minta maaf klo sdh mengecewakan ita. Tapi ini demi kebaikan kita semua" itulah sms terakhir yang DIA kirim untukku. Gw harus bisa menerima semua ini, dan gw harus tegar.
Selamat tinggal mas...terima kasih banyak atas hari" indah yang telah di berikan untukku. Dan mungkin benar apa yang mas bilang, bahwa ini mungkin yang terbaik buat kita. gw cuman bisa berdoa, semoga mas selalu mendapat kebahagiaan dengan pilihan yang telah mas ambil

No comments: