Thursday, November 13, 2008

Bulan ke-4



Sebentar lagi Eil akan memasuki bulan ke-5. Menurut laporan dari mbaknya, perkembangannya cukup bagus. Di bulan ke-4 ini
  • Berat badan : 6,5 kg

  • Tinggi badan : 6,3 cm

  • Lingkar kepala : 40 cm

Perkembangan emosinya :

  • Reaksi emosinya sudah lebih jelas. Bila Nda kelamaan bikinin susu pasti dia akan marah dengan menangis sambil menjerit2. Ketika mau bobo Nda berhenti menepuk lembut pantatnya atau Nda sambil nonton Tv, dia pasti akan protes sambil mengeluarkan suara "auu auuu ooo" mungkin kalo tidak salah mengartikan "bunda, eil belom bobo jangan cuekin eil nda..."

  • Eil sudah bisa merasakan emosi orang tuanya. Pernah suatu ketika nda lagi ada masalah di kantor dan tidak sempet telp kerumah, kata mbaknya seharian dia rewel dan gak mau bobo.

  • Eil sudah mengenali raut muka orang tuanya. Setiap Nda ataupun ayah ngajak becanda dengan cepat dia mengeluarkan senyum mautnya. Suatu ketika baby ndut main kerumah Eyang ti nya di mampang, pas diajak becanda dia tampak bingung, mungkin dia heran kok banyak bener orang di sampingku yah...biasanya cuman ada Nda, ayah, mbak ning ama mbak sih.

Perkembangan motorik kasar:

  • Ketika ditengkurepkan, eil sudah dapat mengangkat dada dan menopang dengan tangannya.

  • Bila didudukkan eil sudah dapat mengangkat kepalanya dengan tegak, bahkan klo lagi di mobil dipangku sambil di bobokin dia pasti akan protes, dia lebih suka di dudukkan menghadap ke depan.

  • Eil sudah lancar tengkurapnya, ketika dia bosan tengkurap dia akan telentang sendiri, meski kadang teriak2 karena gak berhasil telentang sendiri.

  • Ketika eil tengkurap kita taruh empengnya di hadapannya, pasti dia akan berusaha mengambilnya, meskipun jari2 tanganya masih mengepal.

  • Ketika sedang telentang, kedua tangannya nda tarik perlahan2 dia akan mengangkat kepalanya sambil tertawa-tawa.

Perkembangan motorik halusnya :

  • Sudah dapat mengenggam mainnya dan memasukkannya kedalam mulut. Weleh dikira makanan enak kali yah.

  • Bila empengnya jatuh ke dadanya, dia bisa mengambilnya dan berusaha memasukkannya kembali ke dalam mulut meski belom bisa masuk dengan benar.

  • Ketika sedang berada dalam tempat mainnya, baby ndut sudah bisa mengikuti arah mainnya di gerakkan. Biasanya sih Nda goyangin tuh mainan, dia akan ngikutin kemana arahnya.

Perkembangan kognitif:

  • Eil demen sekali memperhatikan ndanya ketika ngucapin "aa...ii...uu...ee...ooo" baby ndut mulai komat kamit dech mulutnya sambil mulutnya dimonyong-monyongin.

  • Ketika ditaruh ditempat mainnanya, eil pasti berusaha menggerakkan mainannya dengan kaki ataupun tangannya. Kalo sudah ada bunyi "krincing" dia pasti akan menjerit senang.

  • Ketika di dengerin suara di telp, dia pasti akan celingukan mencari sumber suara tersebut sambil menendang-nendangkan kakinya.

Perkembangan bahasa :

  • Responnya sudah lebih kompleks. Ketika kita ajak becanda eil bisa ketawa sambil menjerit. Bahkan ketika dia lagi senang bukan hanya suara aaii...ooii aauu yang keluar, tapi tendangan mautnya juga ikutan.

  • Tangisannya pun sudah bervariasi. Ada tangisan lapar, marah, kesal dan mengantuk. Pernah suatu saat nda becandain dengan menirukan suara tangisannya, welehh baby ndut marah...nangisnya makin kejret sambil menjerit2, sampe2 ayah ama mbak ning langsung lari ke kamar...dikira eil jatuh dari kasur.

Perkembangan psikososial:

  • Ketika diajak bicara, dia akan memberikan respon dengan mengeluarkan suara aii ooii auu sambil monyong2 gitu mulutnya. Pernah kita ajak ngobrol sambil di gelitikin keteknya dia tergelak tertawa.

  • Sudah mulai suka jika nda ngajak main cilukba

  • Baby ndut suka banget mencari perhatian. Ketika semua orang rumah sedang sibuk, dan dia tengah sendirian ditempat mainnya ataupun tempat tidur dia akan mengelurakan suara keras bahkan menjerit sambil kakinya menendang-nendang

Wah...gak kerasa baby ndut dah makin gede aja, sampe sekarang nda masih ada kebiasan ngelus-ngelus perut nda seperti ketika nda masih hamil. Hehe...biarpun baby ndut dah lahir, perut nda masih ndut kok...wajar klo kebiasaan itu blon ilang.

No comments: